We can share this with other women… We’ll make someone smile, another rethink her choices, and another prepare what the best for her!!! (source: Oprah)
Filed under: copypaste
Filed under: cur col
Filed under: copypaste
Jika nanti nanti kau memang bertemu dengannya lagi suatu tempat suatu waktu. Walaupun suasana hatimu sedang merindunya, menginginkannya. Walaupun senyum hangat dan kata-kata lembutnya membelaimu hangat. Walaupun seluruh kisah hidupnya layak untuk didengar. Walaupun dengan sabar dan tenang ia biarkanmu berceloteh berkeluh kesah. Walaupun sepertinya ia memang mencintaimu, menginginkanmu, membutuhkanmu, merindukanmu.
Aku ingin kau ingat hari ini. Hari dimana dikoyakkan hatimu olehnya. Hari dimana kau basahkan pipimu karenanya. Hari dimana ia berkelit, berdusta, namun sambil dapat tertawa bersama sang dia. Hari dimana setelah semuanya usai ia masih dapat hendak merengkuhmu, memelukmu, dengan wajah memelas memohon ampunan agar kau dan ia dapat bersama, menghabiskan sisa malam seperti biasa, setelah ia habiskan bahagianya bersama sang dia.
Aku ingin kau ingat langkah kakimu menuju panggung sandiwara tempat semua manusia menontonmu penuh tatap hina. Seolah berkata “anak hilang dari mana, hendak kemana, mencari siapa” lalu berceletuk :ih..celingak celinguk, seperti kutu busuk. Aku ingin kau ingat penantianmu di ujung jalan tempat kalian berjanji berdua penuh cinta (katanya) lalu kemudian ia lewat begitu saja, penuh dusta, penuh tawa bersama sang dia itu tadi. Dan kau seperti anjing kampung kecil yang mengais-ngais minta perhatian seolah tak mau dilupakan menggonggonginya, dan ia hanya memandangmu, tersenyum melegakanmu, memberi harapan ingin bermain, namun langsung melenggang anggun memeluk sang dia, mengantarkannya sampai singgasana, memberinya salam penuh cinta, atau bahkan kecupan mesra. Mana kautahu? Sementara kau, ditinggalkan mencari jalan pulang yang berkelok-kelok. Masuk hutan keluar hutan. Dengan para penculik anjing kampung yang siap mengintai.
Aku ingin kau ingat hari ini, saat setelah semua itu kau lewati, dia menunggu manis didepan pintu rumahmu, seolah seorang pangeran menunggu puteri idaman. Dan kau berubah dari anjing kampong menjadi puteri kahyangan pujaan semua orang. Lalu ia berkata “mari…” seolah dengan itu semua air mata naik kembali, pipi kering kembali, hati utuh kembali. Senyum manisnya yang ternyata beracun itupun teruntai. Ingat! BERACUN!!!! Seolah tak ada yang dapat memberimu senyuman seindah itu.
Aku ingin kau berpikir, dia mungkin saja berubah, tak lagi berlaku seperti rubah. Serigala berbulu domba. Akan tetapi aku sangat ingin kau ingat hari ini. Agar tak terus-menerus tergelincir sepanjang waktu. Agar kau yakin betul tentang apa yang pernah berlaku. Setidaknya agar kau ingat tentang rasa sakitku saat ini. Dan tak kau rasakan lagi. Kurasa kita tak akan dapat menanggung ini sekali lagi. Cukup kali ini. Cukup saat ini. Tidak lagi. Tidak dengan dia lagi.
Agar kenangan indah yang dulu pernah ada, tidak terusik dengan noda. Walau sudah bernoda, namun jangan ditambah lagi. Cukup.
Aku tuliskan semua ini untukku nanti. Agar tahu harus apa, agar tahu harus bagaimana. Agar walau nanti tetap ada tangis, namun bukan karena orang yang sama. Agar walau nanti tetap ber-ia, namun tak terulang sakit yang sama. Semoga semua lebih baik. Semoga semua petunjuk Tuhan.
Kau harus ingat. Walau pada akhirnya kadang kata CUKUP tak pernah benar-benar CUKUP..
Filed under: hidup
Hari ini, ketika aku bangun, aku tidak bisa berhenti menangis. Bukan karena perasaanku padanya. Bukan karena dirinya juga. Tapi karena Tuhan. Hari ini aku bersyukur kepada Tuhan yang ada. Bersyukur karena aku diberi keluarga yang baik yang selalu mendukungku dan percaya padaku walau terkadang aku melenceng. Bersyukur karena aku diberi lingkungan yang baik dengan teman-teman yang membawaku ke arah yang CUKUP baik dengan kenangan yang tidak kalah indah dengan orang lain. Bersyukur karena aku diberi pengetahuan yang memang mungkin tidak terlalu luas namun CUKUP bisa membedakan mana yang baik mana yang tidak baik. Bersyukur karena aku diberi pikiran yang akal sehatnya cukup jalan sehingga CUKUP bisa membedakan mana yang benar mana yang tidak benar. Bersyukur karena aku diberi kesempatan membuka mata hatiku bahwa: Tuhan benar-benar ada dan Ia menyayangiku (dan menyayangi setiap umatnya). Baru ku sadari bahwa ternyata barang yg kujaga bukan hanya sekedar emas atau intan tapi berlian. Dan aku diberi kesempatan untuk memilih kunci yang tepat untuk kryptex berisi berlianku itu.
Filed under: hidup
“Aku ingin menjadi seorang pejuang yang konsisten. Aku tak ingin kehilangan semangatku.” -aFiFa
aku juga.
Filed under: hidup
kemarin malam. tanpa teman, tanpa hp, tanpa internet, hanya di ruangan saja, sendiri. kalau tembok bisa bergerak, saya ajak main karet deh sampai pagi secara kemarin malam juga super dingin. saya blon beli selimut dan parahnya pemanas dimatikan tepat jam 12 malam (ikut-ikutan Cinderella aja nih)! sendiri, dingin, sepi: dicampur, dikasi bumbu khayalan-khayalan jika berada di rumah, dikasi inget teman-teman yang ada di nun jauh di sana, dipejamin matanya, dihilangkan indera perasa dinginnya supaya bisa tidur. yak, slamat, anda bisa bangun dengan mata bengkak. jangan mencobanya! rasanya ga enak.